21 November 2011

The Twilight Saga : Breaking Dawn




Cast :

Kristen Stewart : Bella Swan
Robert Pattinson : Edward Cullen
Taylor Lautner : Jacob Black

Sinopsis :

Bella dan kekasih vampirnya, Edward Cullen akhirnya bisa mengucapkan janji sakral mereka untuk sehidup semati dalam sebuah pernikahan setelah begitu banyak masalah yang menerpa. Dan seperti kebanyakan pasangan pengantin baru lainnya, keduanya kemudian menjalani bulan madu romantis di sebuah tempat yang indah dan jauh dari keramaian. Tapi pernikahan mereka ternyata menjadi sebuah masalah baru yang lebih rumit.

Semuanya bermula ketika Bella mendapati dirinya telah berbadan dua, hasil hubungannya dengan Edward. Kehamilan yang seharusnya menjadi berita membahagiakan ternyata tidak berlaku buat Bella dan Edward. Karena janin yang dikandung Bella itu perlahan-lahan menghancurkan dirinya dan bahkan berpotensi besar membawanya kepada kematian. Bukan itu saja, kehamilan Bella juga memicu masalah lain, masalah lama yang kembali muncul antara kaum vampur dan manusia serigala.



Review :

Gua rasa Summit Entertainment ga akan nyangka kalo Twilight series akan heboh ampe begini. Dan seri keempatnya ini menjadi seri yang paling ditunggu-tunggu banyak remaja. Sama seperti Harry Potter, seri keempat dari Twilight, yaitu Breaking Dawn, dibagi menjadi dua bagian. Alasannya untuk memberikan banyak ruang kepada filmnya. Tapi gua yakin alasan utamanya adalah untuk mengeruk lebih banyak keuntungan lagi.

Breaking Dawn sendiri merupakan film remaja yang bertransformasi menjadi film dewasa. Adegan pernikahan yang menjadi impian gadis-gadis dimanapun dibuat dengan mewah namun bertele-tele. Diawali dengan adegan Bella yang cantik banget dengan gaunnya yang bagus, berjalan menuju altar dengan muka tegang. Dan di ujung ada Edward dengan muka pucatnya menunggu Bella. Ditambah lagi dengan party after weddingnya. Semuanya seakan terlalu bertele-tele. Banyak adegan-adegan yang seharusnya ga perlu.

Beruntung film ini memiliki konflik yang cukup kuat. Kehamilan mendadak yang menjadi awal dari semua permasalahan ini digarap dengan sangat baik oleh sang sutradara. Apalagi karakter Stewart yang dari awal datar tanpa emosi berubah menjadi lebih baik, walaupun ia harus menerima wajahnya dipermak menjadi kurus kering. Ditambah lagi dengan perjuangan Edward dan Bella mempertahankan si jabang bayi sampai Edward yang mencoba menyelamatkan hidup Bella, menjadikannya sebagai klimaks yang sangat baik.

Apakah ini bagian terbaik dari keempat seriesnya? Buat gua, seri pertama masih lebih menarik. Tapi setidaknya, seri keempat ini tidak semembosankan seri kedua atau ketiganya. Untuk pangsa remaja, mungkin muka pucat Edward atau badan kekar Jacob masih menjadi menu utama. Bisa dilihat di adegan pembuka film ini. Dimana Jacob harus membuka bajunya terlebih dahulu sebelum ia berubah menjadi serigala. Tapi untuk pangsa yang lebih dewasa, film ini hanya menjadi sebuah tontonan sekilas. Setidaknya, gua agak sedikit menyesal nonton film ini di bioskop. Well, kita tunggu aja part duanya tahun depan.

Note : Jangan terlebih dulu meninggalkan tempat duduk anda ketika film ini selesai. Akan ada kejutan di tengah-tengah credit titlenya.

No comments:

Post a Comment

Your comments make me happy. Thank you ^___^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...