13 May 2017

Critical Eleven



Cast :

Reza Rahardian : Ale
Adinia Wirasti : Anya
Astrid Tiar : Agnes
Hannah Al Rahsid : Tara
Hamish Daud : Donny

Sinopsis :

Pasangan muda Ale dan Anya bertemu dan saling terpikat dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Pertemuan itu membawa mereka ke jenjang pernikahan, dan membuat keduanya mengambil keputusan besar sebagai pasangan karena pengorbanan yang harus dilakukan salah satu dari mereka, yaitu pindah ke New York. Kota yang tidak pernah tidur ini ternyata membawa berkah bagi keduanya : kehamilan Anya yang mengubah hidup mereka. Sampai Ale dan Anya diterjang sebuah insiden yang membuat mereka tidak hanya mempertanyakan cinta, namun juga bergumul dengan ego dan harus memilih : menyerah dalam amarah atau menyembuhkan luka dan bertahan dalam ketidapkastian. 

Sinopsis diambil dari cineplex

Review :

Waktu Jenny Jusuf update tentang Critical Eleven di instagramnya, gua mulai tertarik, apalagi yang memerankan sosok Anya itu Adinia Wirasti. Sejak nonton Cek Toko Sebelah, gua jadi suka sama Adinia Wirasti. Gua makin tertarik sejak banyaknya review bagus tentang film ini di instagram. Jadilah tadi gua dan suami melipir sejenak ke bioskop untuk nonton kisah cinta antara Ale dan Anya. Tentu gua masuk ke bioskop dengan ekspektasi yang cukup tinggi.

Tapi nampaknya ekspektasi gua ketinggian. Gua cukup menikmati scene-scene di awal film. Walaupun alurnya agak kecepetan, tapi chemistry antara Reza Rahardian dan Adinia Wirasti tuh dapet banget. Si suami sih bilang kurang, tapi mungkin karena gua suka hal-hal yang romantis, jadi menurut gua chemistry mereka termasuk oke. Malah ada beberapa adegan dimana gua ikut mesem-mesem sendiri, hahaha.

Sayangnya begitu masuk ke inti permasalahan, alurnya jadi bertele-tele dan kurang greget. Menurut gua ada bagian-bagian yang sebenernya ga perlu dan bisa dipersingkat. Gua jadi kurang bisa menikmati ceritanya. Untungnya film ini ketolong sama aktingnya Adinia Wirasti yang keren banget. Emosinya dapet banget ampe bikin gua jadi ikutan emosi. Untuk Reza Rahardian...mungkin karena doi keseringan main film kali ya, jadi buat gua ya cuma sekedar bagus aja, ga ampe yang bagus banget. Uda gitu gua agak keganggu sama jenggotnya, hahaha.

Dan untungnya lagi, film ini memanjakan mata banget. Selain scene romantis menye-menye antara Reza Rahardian dan Adinia Wirasti, kita juga disuguhin pemandangan New York yang cantik banget. Gua suka sama angle-angle kameranya, keren dan bikin filmnya jadi makin cantik. Scoring dan soundtracknya juga enak di kuping.

Secara keseluruhan, buat gua film ini bagus secara visual, tapi biasa aja dari segi cerita. Gua ga pernah baca novelnya, jadi ga tau sama persis atau engga sama novelnya. Tapi dari review orang-orang yang uda baca novelnya sih rata-rata puas sama film ini, jadi mungkin kalo mau nonton harus baca novelnya dulu kali ya. Oiya buat ibu-ibu, please jangan bawa anak-anak anda nonton film ini, karena ada bed scenenya.

Moral of the story dari film ini adalah.....kalo jadi cowo ga usah kebanyakan janji-janji deh, hahaha.

Jadi inget film Nothing Hill.

"Aku akan menggunakan seluruh kekuatanku untuk membahagiakanmu" Pret! Hahahaha. Janjinya ketinggian mas.

No comments:

Post a Comment

Your comments make me happy. Thank you ^___^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...