16 March 2012

John Carter



Cast :

Taylor Kitsch : John Carter
Lynn Collins : Dejah Thoris
Dominic West : Sab Than
Willem Dafoe : Tars Tarkas
Samantha Morton : Sola

Sinopsis :

Berlatar belakang kisah di tahun 1861, John Carter merupakan seorang mantan pasukan militer Amerika Serikat yang terlibat dalam Perang Sipil. Namun setelah kematian istrinya, ia memutuskan untuk menjauhi dunia peperangana dan memilih untuk berburu tambang emas di berbagai belahan wilayah Amerika Serikat. Suatu hari, setelah dikejar-kejar sekelompok pasukan militer Amerika Serikat yang memaksanya untuk kembali ke medan perang serta sekelompok pasukan dari suku primitif Apache, John Carter bersembunyi di sebuah gua dan secara misterius kemudian menemukan dirinya berpindah ke planet Mars, atau oleh masyarakat asli planet tersebut disebut sebagai Barsoom.

Pertemuan pertama John Carter dengan masyarakat asli planet Mars terjadi ketika ia bertemu dengan pimpinan suka alien Tharks, Tars Tarkas, yang kemudian membawa John Carter ke kumpulan koloninya dan menganggapnya sebagai salah satu binatang peliharaan. Namun, tidak membutuhkan waktu lama bagi John Carter untuk terlibat dalam sebuah peperangan yang sedang berlangsung di planet merah tersebut, peperangan yang terjadi antara penduduk dari kota Zodanga dan kota Helium. Perang tersebut sebenarnya dapat saja diakhiri jika puteri dari kota Helium, Dejah Thoris, mau menikahi pangeran dari kota Zodanga, Sab Than. John Carter kemudian menjadi kunci penting, bagaimana perang antara Zodanga dan Helium berakhir.



Review :

Fyi, sutradara film ini adalah sutradara yang juga membuat film Finding Nemo dan Wall-E. Tapi jika kalian mengharapkan cerita emosional seperti kedua animasi pixar tadi, lebih baik urungkan niat untuk menonton film ini di bioskop. John Carter diangkat dari novel legendaris karya Edgar Rice Burroughs. Gua sendiri sebelum nonton film ini, sama sekali ga pernah baca novelnya (ga tau sama sekali malah), belom pernah ngeliat trailernya, dan ga tahu sama sekali sutradaranya siapa, jadi emang dari awal gua cuma mau menonton untuk sekedar hiburan.

Untuk cerita, memang masih seputar planet lain dan alien, agak mirip dengan Indiana Jones dan Avatar. Pembuka film ini bisa dibilang cukup menarik, sayang setelahnya keliatan agak kurang fokus. Penjelasan tentang si tokoh utamanya terlalu bertele-tele. Cerita mulai menarik ketika John Carter tiba-tiba terdampar di planet Mars. Ada bagian-bagian yang memang seharusnya bisa dibuat lebih singkat, tapi secara keseluruhan cerita lumayan menarik.

Perpindahan setting tempatnya juga sangat cepat. Mulai dari Amerika Serikat di tahun 1861, sampai ke planet Mars. Penggambaran planet Mars juga tidak dibuat se-wah planet Pandora. Mars disini digambarkan sangat gersang dan panas. Begitu juga dengan aliennya, bentuknya terlihat aneh dengan tangan empatnya itu. Dan ciri khas alien memang warna hijau sepertinya. Sama juga dengan pernak pernik seperti pesawat dan istana Helium, semua dibuat menjadi tampak biasa. Mungkin karena pesawat yang bisa terbang di udara uda bukan hal yang asing lagi buat kita.

Satu yang disayangkan, banyak tokoh yang keliatannya menjadi fokus utama cerita. Banyaknya tokoh membuat film ini kurang mampu bercerita lebih dalam. Untungnya chemistry antara John Carter dengan Princess Mars, Dejah Thoris masih dapat kita nikmati. Gua rasa ini usaha terakhir sang sutradara untuk membuat tontonan yang emosional. Sebagai hiburan, film ini memang berhasil menghibur. Tapi jika melihat nama sang sutradara, hasil debut penyutradaraannya di film action, rasanya masih kurang.

PS : Akhirnya...gua menginjakkan kaki juga di bioskop setelah terakhir nonton Sherlock Holmes. Makasih pacar *kiss*

3 comments:

  1. kayaknya film ini emang cenderung gagal ya. padahal iklannya gencar banget.

    tapi bener2 jatuh di box office dengan cuma dapet 30 jutaan di opening weekend. padahal biaya produksinya besar banget (di atas 200 juta)!

    sayang banget...

    ReplyDelete
  2. Wow, review yg menarik. Layout Blog-nya keren, jadi iri saya. :D

    Kapan2 mampir ke Blog saya juga ya, membahas film termasuk Review John Carter ini.

    Thx

    ReplyDelete
  3. @ko arman : emang kayaknya banyak yg kecewa ama film ini, mungkin krn denger nama sutradaranya ya. Untung aku ga berharap tinggi ama film ini jadi ga terlalu kecewa...hehehehe...

    @MRPblog : makasih...

    ReplyDelete

Your comments make me happy. Thank you ^___^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...