Kemaren Jayden diajak kondangan sama nyokap. Berhubung gudang susunya masih nemplok di badan emaknya, jadilah gua ikut, hahaha. Sebenernya bisa aja sih dia bawa ASIP, tapi kalo malam minggu gitu, gua emang pengen ngeluangin waktu buat dia, minimal Jayden bisa nyusu langsung, secara pagi ampe siang gua kerja.
Gara-gara kondangan ini, gua jadi gatel pengen ngasih beberapa masukan buat para calon-calon penganten. Tentu ini berdasarkan pengalaman ngurusin wedding sendiri, dan hasil kondangan-kondangan di beberapa tempat. Kalo kemaren kan gua uda berbagi tips-tips tentang honeymoon, sekarang mari kita ngomongin resepsinya.
1. Sebagai calon pengantin, tentu kalian dianggap sebagai penyelenggara acara, dan para tamu sebagai penikmat acara. Jika demikian, coba perhatiin masalah kapasitas ruangan. Gua sering dateng ke kondangan, dimana kapasitas ruangan dengan jumlah tamu tidak seimbang, jadinya sesak dan jalan aja susah. Dulu gua agak memaklumi si penyelenggara acara, tapi sejak gua kondangan bareng Jayden, gua merasa ga nyaman dengan tempat kondangan yang penuh sesak gitu. Sekarang Jayden masih bayi, jadi masih bisa melipir ke pinggiran, coba kalo uda gedean dikit dan bisa lari-lari, ngejarnya kan susah kalo jalan aja uda ribet. Jadi masalah kapasitas ruangan ini penting menurut gua, karena ini berhubungan dengan tamu-tamu yang kalian undang. Tentu kalian ingin tamu-tamu yang datang menikmati acara dengan baik kan, dan bukannya malah menggerutu.
2. Kalo tadi masalah ruangan, sekarang ke masalah catering. Catering yang baik, pasti akan mengundang kalian untuk test food, dan test food itu biasanya diadakan pada saat mereka lagi perform di salah satu wedding. Ketika sedang test food, jangan cuma sekedar mencicipi rasa, tapi perhatiin performa mereka juga. Ga usah ragu untuk ikut masuk ke weddingnya, bukan untuk numpang makan. Tapi coba perhatiin hal-hal yang lain, seperti kebersihan piring, gelas, dan sendoknya, lalu kesigapan orang-orangnya juga. Kalian pasti ga nyaman kan kalo makan sambil ngeliatin tumpukan piring kotor yang ga diangkat-angkat. Kadang kan suka ada tamu nakal yang suka naro piring kotor seenaknya, disinilah kesigapan si catering diperlukan. Jangan lupa sesuaikan jumlah makanan dengan tamu yang kalian undang, ada itung-itungannya koq.
3. Selain gedung dan catering, ada satu lagi elemen penting resepsi pernikahan. Dekorasi? Bukan! Terus apa dong? Entertainment! Hahaha. Mungkin karena gua dan si suami sama-sama suka musik, jadi tiap kali kondangan pasti memperhatikan musiknya juga. Usahakan, kalian punya list lagu yang akan dimainkan pada saat resepsi nanti. Kalo kalian menyerahkan sepenuhnya pada pihak entertainmentnya, tetap seleksi lagu-lagu yang akan mereka mainkan. Dan ingat, ga semua lagu romance cocok dimainkan di acara wedding loh. Contohnya, coba simak baik-baik terjemahan lagu "I Will Always Love You" ini....
If I should stay
Jika aku harus bertahan
I would only be in your way
Aku hanya mau bertahan di sisimu
So I'll go but I know
Maka, aku kan pergi namun kutahu
I'll think of you every step of the way
Di tiap langkahku ku 'kan selalu memikirkanmu
Chorus:
I will always love you
Aku akan selalu mencintaimu
I will always love you
Aku akan selalu mencintaimu
You, you, my darling you (mm)
Kau, kau, sayangku kau (mm)
Bittersweet Memories
Pahit manisnya kenangan
That is all I'm taking with me
Semua kubawa bersamaku
So goodbye please don't cry
Maka selamat tinggal, janganlah menangis
We both know I'm not what you
Kita berdua tahu aku bukanlah yang kau
You need
Kau butuhkan
Chorus:
I will always love you
Aku akan selalu mencintaimu
I will always love you
Aku akan selalu mencintaimu
You, you, my darling you (mm)
Kau, kau, sayangku kau (mm)
I hope life treats you kind
Kuberharap hidupku kan baik-baik saja
And I hope you have all you dreamed of
Dan kuharap kau gapai semua mimpimu
And I wish to you joy and happiness
Dan kudoakan agar kau gembira dan bahagia
But above all this, I wish to you love
Namun yang terpenting, kudoakan kau dapatkan cinta
Repeat Chorus (3X)
You, darling I love you
Kau, sayang aku cinta kau
Oh, I'll always, I'll always love you (oo-oo)
Oh, aku 'kan selalu, aku 'kan selalu mencintaimu (oo-oo)
Menurut kalian, apa lagunya cocok dinyanyiin di resepsi pernikahan? Selain itu, sebisa mungkin pihak entertainment juga mengiringi prosesi masuk kalian. Kalo bisa sih jangan pake CD. Kalian kan uda bayar mereka, jadi biarkanlah mereka berkreasi untuk menghasilkan musik yang indah untuk mengiringi prosesi masuk kalian. Dan lagi, musik live itu bikin prosesi masuk jadi lebih manis ketimbang CD. Ini sih kalo menurut gua, hehehe. Dan kalo ada sodara atau teman yang mau nyumbang nyanyi, sebisa mungkin jangan on the spot. Selain bikin pusing pihak entertainment, kalian juga harus tau mereka akan nyanyi lagu apa. Jangan sampe lagu "Someone Like You" dinyanyiin di resepsi kalian loh.
4. Wedding jaman sekarang pasti ada photoboothnya. Emang photobooth ini menarik sih. Berkat photobooth, gua jadi tau siapa-siapa aja yang uda dateng ke resepsi gua. Dan sebagai tamu, gua juga suka majang foto-foto hasil photobooth, secara kami orang yang males nyetak-nyetak foto, hahaha. Tapi...balik lagi ke kapasitas ruangan, kalo emang ruangannya ga memadai, ya ga usah dipaksa. Jangan sampe kehadiran photobooth malah bikin ruangan yang tadinya sempit jadi makin sempit. Dan lagi, photobooth ini optional koq, ga ada pun, ga jadi masalah.
Segitu aja sih masukan-masukan dari saya. Ingat, untuk resepsi, utamakan kenyamanan tamu terlebih dahulu. Karena kalo tamu nyaman, hati senang, ga ada yang menggerutu, acara pun pasti berjalan lancar. Buat para bride & groom-to-be, selamat mempersiapkan pernikahan ya.
OOTD Jayden ke kondangan.



















